Home · Laboratorium · Forum · Archive · RSS · Ask · Request · Mobile

Singkatnya, massa dapat ditentukan mempergunakan hukum-hukum dasar Newton & Kepler. Sedangkan jarak dari magnitudonya. Intinya adalah dari cahaya yang terpancar dari sumber ke pengamat. Dan alat yang digunakan bukanlah sebuah alat ukur yang bisa langsung mengukur kuantitas massa dan jarak. Untuk bisa menentukan massa dan jarak dibutuhkan kolektor berupa teleskop dan detektor yakni ccd kamera & analisator (filter)
Massa Bintang
Pada dasarnya tidak ada alat yang bisa digunakan untuk secara langsung mengukur massa sebuah obyek di langit. Massa suatu benda langit hanya dapat ditentukan dari pengaruh gravitasinya pada benda langit lainnya, yaitu dari gerak orbitnya. Contohnya adalah massa Matahari yang dapat ditentukan dengan mengamati gerak orbit planet. Dan untuk penentuan massa bintang, secara umum hanya dapat ditentukan bila bintang itu merupakan komponen bintang ganda.
Untuk menentukan massa bintang, Hukum Kepler ketiga dapat diterapkan dalam gerak kedua bintang di bintang ganda.
Berdasarkan Hukum Kepler ketiga, kuadrat kala edar obyek yang mengorbit Matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata si obyek dari matahari. Dan hubungan Hukum Gravitasi Newton dan Hukum Kepler ketiga bisa memberikan massa total kedua bintang dalam sistem bintang ganda dalam hubungan :
(m1 + m2) = (d1 + d2)3 /P2
dengan (d1 + d2) = R

P = periode orbit ; m1 dan m2 = massa kedua bintang ; R = total jarak separasi antara kedua bintang dengan pusat massa.
Hubungan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui massa komponen bintang ganda itu.
Bagaimana dengan bintang tunggal?
Ada cerita baru dari ALMA aka Atacama Large Millimeter/submillimeter Array si teleskop radio yang berada di Chile. Para astronom yang menggunakan ALMA menemukan sesuatu yang menarik di piringan debu di area terluar bintang katai coklat. Dan penemuan ini punya kaitan dengan planet ukuran Bumi. Bintang katai coklat dan pembentukan planet batuan. Kredit : ALMA (ESO/NAOJ/NRAO)/M. Kornmesser (ESO)
Pembentukan Planet Batuan Berdasarkan teori, planet batuan diyakini terbentuk dari tabrakan acak partikel-partikel padat berukuran mikro yang ada di piringan materi sekitar bintang. Setelah tabrakan partikel-partikel itupun saling melekat dan kemudian bergabung membentuk bongkahan yang semakin hari semakin besar. Butiran-butiran debu yang kita sebut debu kosmik tersebut mirip dengan butiran pasir yang halus. Dari debu yang berkumpul inilah sebuah planet terbentuk. Kalau aktivitas debu kosmik tadi ditemukan di bintang biasa, itu bukan hal yang unik. Tapi ketika butiran-butiran debu tersebut ditemukan berinteraksi dalam piringan gas di sebuah bintang katai coklat, maka ceritanya jadi berbeda.
Perlu diingat katai coklat adalah sebuah bintang dingin karena dia sebenarnya merupakan bintang yang gagal sehingga tidak ada pembakaran di dalam dirinya. Karena itu pulalah penemuan debu kosmik yang saling bertabrakan dan melekat membentuk bongkahan yang dilihat para astronom menggunakan ALMA menjadi yang pertama kali untuk kasus katai coklat.
Jaringan internet murah via kabel listrik dari PLN Ini adalah terobosan baru yang dilakukan oleh PT.PLN (persero) melalui anak perusahaannya PT. Indonesia Comnets Plus (PT Icon Plus). Bagi masyarakat perkotaan? internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari termasuk Pekerjaan rumah dan tugas siswa dapat dikerjakan di internet. Apabila kita menggunakan internet di warnet kita harus mengunakan biaya mahal. Apalagi jika kita berlangganan sendiri di rumah, besar sekali biaya yang harus dikeluarkan.
Ada kabar menggembirakan bagi pengguna internet, yaitu akses internet via kabel listrik. Dengan menggunakan internet via kabel listrik maka akan lebih murah.
Teknologi ini disebut komunikasi kabel litrik (powrline communication).
Anak perusahaan PLN yang bernama PT. Indonesia Comnets Plus (PT Icon Plus) telah menyediakan internet via kabel listrik.
(Source: avifsi.wordpress.com)
Makan merupakan aktivitas vital untuk bertahan hidup. Idealnya berupa asupan nutrisi seimbang ke dalam tubuh dalam jangka waktu tiga kali sehari: pagi, siang, dan malam.
Mengikuti anjuran pola makan ideal merupakan bagian gaya hidup sehat. Menunjang terciptanya kondisi fisik yang sehat dan bugar. Tak heran jika mereka yang mengalami gangguan pola makan seringkali terjerumus dalam kondisi fisik yang mengenaskan.
Kenali lima jenis gangguan pola makan yang paling umum ditemui.
Bulimia nervosa
Penderita bulimia suka makan, namun takut akan mengalami kenaikan berat badan. Mereka biasanya tetap makan seperti biasa. Tapi belum selesai makan, mereka segera memuntahkannya kembali dengan cara memasukkan jari ke dalam ujung kerongkongan. Gangguan ini banyak ditemui di kalangan model atau figur publik yang dituntut harus tampil kurus di hadapan publik.
(Source: life.viva.co.id)

Serangan Zionis Israel ke Jalur Gaza memunculkan banyak cerita dan pelajaran yang bisa kita petik. Selain kekejian dan tindakan yang tidak berprikemanusiaan dari Israel, sesungguhnya dalam keyakinan saya Perang Gaza ini merupakan sebuah medium bagi kita untuk semakin meyakini kekuasan Allah SWT. Karena memang banyak ditunjukan kekuasaan Allah disaat perang ini berlangsung. Dengan kehendak Allah yang Maha Kuasa maka hingga sekarang Israel dan sekutunya tidak bisa menguasai Gazza.
Dan berikut adalah rangkaian kisah yang saya baca dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, saya kutif artikel dibawah ini dari berbagai sumber :
***
(Source: 2-eight.co.cc)
Blue Moon, bila diterjemahkan dari English kedalam bahasa Indonesia memiliki arti Bulan Biru. Bulan kita berwarna biru? apakah mungkin? Jawabannya tentu saja mungkin.
Kamu Tau? Warna biru yang terjadi di bulan, itu disebabkan debu di atmosfer yang menghalangi pandangan warna manusia ke bulan. Bahkan setelah Krakatau meletus pada 1883, sisa debunya disebut menyebabkan warna bulan terlihat biru selama dua tahun.
(Source: teknologi.news.viva.co.id)
Animasi yang memperlihatkan kepada kita bahwa indahnya ciptaan Allah. Ayo mulai kurangi Polusi Cahaya mulai dari rumah kalian masing-masing.
16. Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah.” Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?.” Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaanitu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.”